Cara Membangun Tim Marketing yang Tepat Saat Bisnis Mulai Scale Up

Latest Comments

No comments to show.

Banyak bisnis yang mulai growth justru ngalamin masalah baru:

Tim marketing sudah ditambah…
tapi hasilnya nggak naik signifikan.

Konten tetap sepi.
Leads nggak konsisten.
Closing juga naik turun.

Kalau lo lagi di fase ini,
kemungkinan besar masalahnya bukan di jumlah orang.

Tapi di pembagian fungsi yang belum jelas.

Masalah Utama

Di banyak bisnis yang baru mau scale,
tim marketing seringkali dipaksa ngerjain semuanya:

  • bikin konten
  • jalanin ads
  • handle chat
  • bahkan ikut closing

Akhirnya?
Semua jalan, tapi nggak ada yang optimal.

Kalau bisnis lo mau naik level,
cara bangun tim marketing juga harus naik level.

Bukan lagi soal:
“siapa yang bisa ngerjain ini?”

Tapi:
“fungsi apa yang harus ada di sistem marketing gue?”

Untuk bisnis yang mulai scale,
minimal ada 4 fungsi utama yang harus dipisahkan:

Awareness Generator (Content Creator / Social Media Specialist)

Tugas utama:

  • Produksi konten (Reels, TikTok, feed)
  • Bangun awareness & reach
  • Jaga konsistensi brand

Tujuan:
Membuat sebanyak mungkin orang kenal brand lo

Tanpa awareness, bisnis lo bahkan nggak masuk ke radar market.

Leads Generator (Ads Specialist / Digital Marketer)

Tugas utama:

  • Menjalankan iklan (Meta Ads, Google Ads, dll)
  • Membuat landing page / funnel
  • Mengarahkan traffic yang tertarget

Tujuan:
Mengubah audience jadi leads (calon pembeli)

Awareness tanpa leads = ramai, tapi nggak menghasilkan.

Conversion (Admin Sales / Sales Executive)

Tugas utama:

  • Follow up leads yang masuk
  • Handle chat & objection
  • Closing penjualan

Tujuan:
Mengubah leads menjadi transaksi

Banyak bisnis nggak kekurangan leads—
tapi kekurangan orang yang bisa closing.

Retention & Loyalty (CRM / Customer Relationship)

Tugas utama:

  • Maintain hubungan dengan customer
  • Membuat program repeat order
  • Mengelola database customer

Tujuan:
Membuat customer balik lagi & loyal

Profit terbesar justru sering datang dari repeat order, bukan first purchase.

Kesalahan yang Sering Terjadi :

Banyak bisnis mencoba menjalankan semua fungsi ini
dengan hanya 1–2 orang.

Akibatnya:

  • Konten jalan seadanya
  • Leads nggak maksimal
  • Follow up lambat
  • Customer cepat hilang

Dan akhirnya bisnis terasa “jalan di tempat”.

Menambah tim bukan solusi.

Yang lebih penting adalah:
memastikan setiap fungsi dalam marketing berjalan dengan benar.

Karena di fase scale up,
yang lo bangun bukan lagi sekadar tim.

Tapi sistem.

Ohiya, kalau kamu bingung dengan Marketing sales System di Business kamu, maka kamu bisa Book One on One Mentoring Session yang tujuannya adalah untuk mendapatkan Insight praktis dari Om Yusran terkait permasalahn Marketing sales kamu. Booking disini

CATEGORIES:

Marketing

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *